BANDA ACEH – Langkah nyata dalam menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan industri (link and match) kembali ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha). Pada Rabu, 1 Juli 2026, suasana penuh optimisme menyelimuti Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA) Aceh yang berlokasi di Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh.
Hari itu menjadi penanda dimulainya babak baru bagi tiga mahasiswa Program Studi Perhotelan Program Diploma III Fakultas Vokasi Unmuha angkatan 2024. Mereka resmi diserahterimakan untuk melaksanakan program magang industri selama satu bulan penuh, terhitung sejak 1 hingga 31 Juli 2026.
Acara serah terima ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Vokasi Unmuha, Ira Dama Yanti, S.T., M.T. Dengan penuh rasa bangga, ia menyerahkan ketiga tunas muda terbaiknya kepada Ketua DPD ASITA Aceh, Miftahul Jannah, S.T., untuk dibina dan ditempa langsung di garda depan industri pariwisata daerah.
Disebar ke Tiga Agen Travel Terkemuka
Untuk memastikan pengalaman belajar yang maksimal dan bervariasi, ketiga mahasiswa tersebut ditempatkan di tiga perusahaan tour & travel yang berbeda di bawah naungan ASITA Aceh. Penempatan strategis ini disambut hangat oleh perwakilan masing-masing perusahaan yang hadir langsung di lokasi. Asmadi Pohan ditempatkan di PT. Imam Travel, disambut langsung oleh Mustaqim selaku perwakilan perusahaan. Nursyadila dipercayakan untuk menimba ilmu di PT. Jalan Bareng Kita, yang kehadirannya disambut hangat oleh Dina. Cut Auriza mendapatkan kesempatan emas di PT. Orbit Tour Wisata, yang disambut langsung oleh sang owner, Alfisyahri.
Kehadiran para mahasiswa ini diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban kurikulum, melainkan menjadi angin segar bagi operasional perusahaan selama masa liburan atau musim kunjungan pariwisata bulan Juli ini.
Membuka Jejaring dan Membawa Ide Baru
Ketua DPD ASITA Aceh, Miftahul Jannah, S.T., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas konsistensi Fakultas Vokasi Unmuha dalam mengirimkan mahasiswanya ke industri. Ia menaruh harapan besar pada kolaborasi ini.
"Kami berharap ke depan semakin banyak lagi mahasiswa yang ikut serta dalam program magang seperti ini. Industri pariwisata, khususnya tour & travel, sangat membutuhkan perspektif segar. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menyumbangkan ide-ide baru yang kreatif dalam mengembangkan dunia wisata, terutama di era digital saat ini," ujar Miftahul Jannah.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa momentum magang ini adalah kesempatan emas bagi mahasiswa untuk membangun networking atau jejaring profesional. Industri pariwisata adalah industri yang berbasis pada relasi; dengan terjun langsung, mahasiswa dapat mengembangkan bakat, minat, dan mengasah soft skills mereka agar siap bersaing di dunia kerja nyata setelah lulus nanti.
Selama satu bulan ke depan, Asmadi, Nursyadila, dan Cut Auriza akan ditantang untuk menerapkan teori-teori manajemen perhotelan dan pelayanan yang telah mereka pelajari di bangku kuliah ke dalam dinamika operasional agensi perjalanan yang serba cepat. Program ini diharapkan menjadi cetak biru (blueprint) kerja sama yang semakin erat antara akademisi dan pelaku industri pariwisata di Serambi Mekah.